Nov 29, 2011

Lukisan Dan Ukiran Asli Suku Dayak

DS. Long Nawang Kab. Malinau Kaltim
Hampir lima tahun sudah saya bergelut menelusuri pedalaman-pedalaman bumi Kalimantan atau banyak orang menyebut dengan sebutan Borneo.Terutama dibelahan bumi Kalimantan Timur dimana sekarang sya berdomisili di Tanjung Selor Hilir kec. Tanjung Selor Kab. Bulungan.

Ketika masuk Kabupaten Malinau, dimana banyak daerah-daerah dari kabupaten tersebut yang masih terletak dihulu-hulu sungai. Dalam hal ini terutama suku pribumi Kaltim yaitu suku Dayak. Mungkin sebagian orang mengenal kata dayak itu hanya satu suku saja. Namun sebenarnya, suku dayak itu terdiri dari ribuan suku. Mulai dasar besar, Dayak iban, Kenya, Gae, dan Krayan.

Ketika kita memasuki perkampungan suku Dayak, kita akan banyak menjumpai sejumlah ukiran-ukiran tangan di setiap pintu gerbang masuk desa. Biasanya selalu identik dengan tempat berkumpulnya orang banyak. Baik dermaga, tugu atau batas desa, pos kamling, pasar tradisional, bahkan ukiran tersebut juga terdapat di gedung-gedung pemerintahan.

Di Balai adat, biasanya seluruh bagian bangunan pasti di isi dengan berbagai ukir-ukiran dan lukisan. Cat yang berwarna-warni, lukisan manusia, dan lukisan burung bangau. Contohnya bisa dilihat pada foto-foto dibawah ini.


Mungkin diantara kita akan bingung. Memaknai lukisan-lukisan tersebut. Sesungguhnya motif-motif seperti itu ialah kiasan dari lingkungan sekitar. Dimana hidup seorang dari suku dayak yang selalu berdekatan dan berinteraksi langsung dengan alam sekitar. Kehidupan suku dayak, dalam kesehariannya ( yang ada di pedalaman ) dalam memenuhi kebutuhan semua bergantung kepada alam. Di mulai dari kegiatan berladang atau bertani, berburu, hingga memanfaatkan hasil hutan yang lain utuk di jual. Seperti halnya kayu gaharu yang satu kg nya bisa mencapai puluhan juta dan sarang burung wallet.


Dari sini dapat kita simpulkan, dimana Indonesia terdiri dari ribuan suku dan setiap suku mempunyai cirri khas masing-masing. Baik budayanya, adat istiadat, bahkan hasil karya seni bisa juga menjadi ciri khas suku tertentu.

10 comments:

  1. Indonesia memang kaya akan kebudayaan dan tradisi. Perlu perhatian serius dari pemerintah Indonesia agar kebudayaan dan kesenian seperti tetep tejaga dan terpelihara. Siapa tahu ada negara lain yang akan merebut atau mengakui eksistensi dari kesenian ini

    ReplyDelete
  2. @ tips blogging :
    ia tepat sekali. namun untuk saat ini realitanya.
    masyarakat perbatasan/ pedalaman yang lain masih sangat minim sekali mendapatkan hak yang sama dari pemerintah.

    ReplyDelete
  3. jadi pingin berkunjung kesana deh liburan nanti hehe.. yang seperti ini perlu banget dilestarikan oleh pemerintah dan masyarakat Indonesia nih

    SALAM,

    mampir2 yaa :)

    ReplyDelete
  4. @ jimmy :
    he he, bisa juga tuh idenya.
    kalau kesini, gak usah nginap di mana-mana.
    di tempat saya saja.
    di jamin full fasilitas.
    he he...

    ReplyDelete
  5. Suku Dayak memang menyimpan sejuta pesona.Makasih dah di share disini,saya jadi tahu keindahan dan adat istiadatnya.

    ReplyDelete
  6. @ Laras :
    sama-sama Laras

    sukses selalu,
    salam

    ReplyDelete
  7. budaya dayak merupakan salah satu kekayaan budaya bangsa ini...setuju gan klo kita sebagai generus bangsa ini ikut selalu aktif melestarikan n mengembangkannya....

    ReplyDelete