Apr 1, 2011

JIWA YANG KECEWA

Hari ini ……………………………………………
Kembali ku untai kata
Dari jiwa yang meronta
Yang belum sempurna menerima takdirnya

A……………..ntek
Ku rindukan engkau
Bak pungguk rindukan bulan
Ku sayangi engkau

Bak menatang minyak yang penug
Ku sanjung engkau
Bak puteri
Kuinginkan engkau

Bak permai suri
Ku impikan engkau
Bak bidadari
Kuhayalkan engkau

Bak seorang dewi
Kuharap engkau
Bak menanti pagi
Ku cari engkau

Bagaikan mencari jarum di dasar laut
Ku nanti engkau
Seteguh pantai menanti gelombang
Akhirnya Kecewa jua yang ku terima

Kau tinggalkan aku
Bagaikan asap meninggalkan api
Kau campakkan aku
Bagaikan batu ke dasar jurang

Kau buang aku
Bagaikan sampah direpi jalan
Engkau menghilang diri
Bagaikan ditelan bumi Lenyap, lesap

Bagaikan embun pagi tersinar mentari
Tinggallah aku ………………….. Aku ………………..
Dalam kenagan yang panjang
Tanpa batas waktu

Yang ku tak tau
Apakah engkau juga telah melupakan aku Atau …………………………………………

Resah...
Diri ini tak mengerti, tanpa dirinya
Percayakah akan cintamu, dengan ulah sifatmu itu
Tatap... matanya tajam tak berarti Hingga aku ragu

Bukan 'ku tak percaya, atas apa yang kurasa
Saat inilah adanya oh... oh...
Mungkinkah dia mendua, dan mungkin dia merasa
Yang pasti 'ku kecewa

Resah...
Diri ini tak mengerti, tanpa dirinya...
Sudah...
Tutup saja cintamu itu...
Resah...

Yang pasti saat ini  aku sangat kecewa........"


Riawan

0 comments:

Post a Comment